JANJI
Selasa, Juli 15th, 2008jan.ji [n] 1. ucapan yang menyatakan kesediaan dan kesanggupan untuk berbuat (spt hendak memberi, menolong, datang, bertemu): banyak ….. janji tapi tidak satu pun yang ditepati; 2. persetujuan antara dua pihak (masing-masing menyatakan kesediaan dan kesanggupan untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu)): jangan engkau berdua ingkar akan ….. yang telah diteguhkan oleh penghulu; 3. syarat; ketentuan (yang harus dipenuhi): rumah ini diserahkan kpd adiknya tanpa …. apa-apa; 4. penundaan waktu (membayar dsb); penangguhan: kalau boleh, saya minta ….. dua bulan; 5. Batas waktu (hidup); ajal; sampai …. nya
Pernahkah anda ber-janji ?
Seberapa banyak anda ber-janji namun tidak mampu menepati ?
Semakin banyak anda ber-janji, semakin banyak pula anda akan mengingkari ….
Saya pernah bertemu dengan beberapa orang yang pada awal ber-janji begitu meyakinkan, “iya..iya…besok pasti deh, ditunggu aja…!”, begitu kata salah satu relasi tentu dengan mimik wajah yang “dipasang” dengan begitu meyakinkan. Ketika besok ditagih akan janjinya, ada saja alasan dibuat untuk menghapuskan janji-janji yang pernah diucapkan.
Janji dengan embel-embel mimik wajah, mengacungkan 2 jari berbentuk “V”,dan di tambah kata “suerrr” pun sering kita dapati. Semakin ditambah embel-embel, semakin kecil janji akan ditepati.
Janji pun bisa berasal dari luar diri orang yang berjanji. “Mau kah kau berjanji akan selalu setia pada diriku ?” tanya seorang pasangan. Janji seperti ini pun terkesan kurang tulus, ada pola pikir dan keinginan orang yang akan disusupkan ke diri
kita.
Dan ternyata, setelah melihat KBBI ed. Ketiga, ternyata Janji pun bisa berarti ajal. Makanya, jangan salahgunakan janji anda, karena itu bisa berarti ajal menanti.
Jadi, ada baiknya, jika kita tidak ingin dipaksakan oleh orang lain untuk berjanji, maka berjanjilah dari diri sendiri, dan jangan ambil janji dari orang lain. Janji yaa…???