Juli 23rd, 2008 by DiToria
ik.rar n 1. janji yang sungguh-sungguh: ia membacakan … janji di depan pemimpinnya; 2 janji (dgn sumpah); pengakuan: setelah menyanyikan lagu Indonesia Raya, mereka membacakan … Sumpah Pemuda
Kata yang satu ini (ikrar) berada di level yang lebih tinggi dari kata janji. Ikrar merupakan kata yang menyatakan janji yang begitu sangat pada sesuatu hal.
Namun, seringkali kita temui bahwa pengucapan ikrar yang dilakukan oleh orang per orang ataupun kelembagaan sama seperti halnya janji dilakukan dengan mobilisasi massa. Ikrar yang dilakukan pun sering di koordinir sesuai kehendak orang yang mengkoordinir.
Teringat ketika beberapa waktu lalu, ketika setelah pengundian nomor urut partai yang akan ikut pemilu 2009 mendatang, sejumlah petinggi partai dikumpulkan oleh KPU untuk mengucapkan/menandatangai ikrar pemilu damai.
Teringat juga, ketika Aceh ataupun daerah lainnya yang masih berkonflik, masyarakat dikumpulkan untuk mengucapkan ikrar kepada NKRI, Pancasila, dan UUD 1945.
Ternyata, ikrar pun bisa dimanipulasi selayaknya janji.
Semestinya, ikrar mmuncul dari hati tanpa harus dimobilisasi.
Berbagi
Posted in I | No Comments »
Juli 15th, 2008 by DiToria
jan.ji [n] 1. ucapan yang menyatakan kesediaan dan kesanggupan untuk berbuat (spt hendak memberi, menolong, datang, bertemu): banyak ….. janji tapi tidak satu pun yang ditepati; 2. persetujuan antara dua pihak (masing-masing menyatakan kesediaan dan kesanggupan untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu)): jangan engkau berdua ingkar akan ….. yang telah diteguhkan oleh penghulu; 3. syarat; ketentuan (yang harus dipenuhi): rumah ini diserahkan kpd adiknya tanpa …. apa-apa; 4. penundaan waktu (membayar dsb); penangguhan: kalau boleh, saya minta ….. dua bulan; 5. Batas waktu (hidup); ajal; sampai …. nya
Pernahkah anda ber-janji ?
Seberapa banyak anda ber-janji namun tidak mampu menepati ?
Semakin banyak anda ber-janji, semakin banyak pula anda akan mengingkari ….
Saya pernah bertemu dengan beberapa orang yang pada awal ber-janji begitu meyakinkan, “iya..iya…besok pasti deh, ditunggu aja…!”, begitu kata salah satu relasi tentu dengan mimik wajah yang “dipasang” dengan begitu meyakinkan. Ketika besok ditagih akan janjinya, ada saja alasan dibuat untuk menghapuskan janji-janji yang pernah diucapkan.
Janji dengan embel-embel mimik wajah, mengacungkan 2 jari berbentuk “V”,dan di tambah kata “suerrr” pun sering kita dapati. Semakin ditambah embel-embel, semakin kecil janji akan ditepati.
Janji pun bisa berasal dari luar diri orang yang berjanji. “Mau kah kau berjanji akan selalu setia pada diriku ?” tanya seorang pasangan. Janji seperti ini pun terkesan kurang tulus, ada pola pikir dan keinginan orang yang akan disusupkan ke diri
kita.
Dan ternyata, setelah melihat KBBI ed. Ketiga, ternyata Janji pun bisa berarti ajal. Makanya, jangan salahgunakan janji anda, karena itu bisa berarti ajal menanti.
Jadi, ada baiknya, jika kita tidak ingin dipaksakan oleh orang lain untuk berjanji, maka berjanjilah dari diri sendiri, dan jangan ambil janji dari orang lain. Janji yaa…???
Berbagi
Posted in J | 2 Comments »
Juli 1st, 2008 by DiToria
dagdigdug [1. n tiruan bunyi dari debaran jantung; 2. a berdebar-debar (tt jantung) karena sangat ketakutan]
Gak pas kalo’ post pertama tidak mengulas kata dimana blog ini berdiri. Seperti tersebut di atas, begitulah arti dari KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) Ed. III terhadap kata dagdigdug. Mungkin inilah yang terjadi pada setiap orang yang membuka situs dagdigdug.com . Semoga saja debarannya gak berlanjut ke penyakit yang membahayakan jiwa, tapi yang pasti dagdigdug.com bisa memperkaya jiwa.
Tapi benarkah bunyi jantung itu benar dagdigdug ?
Bagaimana seandainya bunyi jantung itu ternyata tit..tit…tit…tiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiit….
Berbagi
Posted in D | 1 Comment »